Puluhan Mahasiswa Ikuti Diklat Pengajar Program Pintar Baca Al-Qur’an di UPI

oppo_2
previous arrow
next arrow

Bandung — Sejumlah peserta tampak khusyuk dan tertib mengikuti kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pengajar Program Pintar Baca Al-Qur’an yang diselenggarakan di Aula Masjid Al-Furqon, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), pada Minggu (1/2/2026). Kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta yang duduk rapi dan menyimak materi dengan penuh perhatian, mencerminkan tingginya antusiasme dalam meningkatkan kualitas pengajaran Al-Qur’an di lingkungan kampus.

Diklat ini bertujuan memberikan arahan serta penyelarasan metode pengajaran Al-Qur’an bagi para pengajar Program Pintar Baca Al-Qur’an (PPBQ). Program ini menjadi bagian dari ikhtiar UPI dalam memberantas buta huruf Al-Qur’an, khususnya di lingkungan UKM BAQI UPI, PPBQ, mahasiswa Program Studi Ilmu Pendidikan Agama Islam (IPAI), serta seluruh mahasiswa UPI yang telah berada pada kategori kemampuan membaca tingkat terampil dan mahir.

Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Pengajar Program Pintar Baca Al-Qur’an dilaksanakan secara terpusat di Masjid Al-Furqon UPI, yang selama ini menjadi sentra pembinaan keislaman dan pengembangan spiritual sivitas akademika. Sementara itu, pelaksanaan pretest khusus bagi mahasiswa Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) serta Fakultas Pendidikan Ilmu Keolahragaan (FPOK/FK) dilakukan di kelas masing-masing pada saat perkuliahan Pendidikan Agama Islam (PAI) berlangsung.

Menurut panitia, kegiatan ini sangat penting, baik bagi calon pengajar maupun pengajar aktif. Selain meningkatkan kompetensi teknis pengajaran, program ini diharapkan mampu menghidupkan atmosfer Al-Qur’an di lingkungan kampus, sehingga perkembangan akademik mahasiswa berjalan seiring dengan penguatan nilai-nilai spiritual.

Dalam pelaksanaannya, metode dan materi diklat menggunakan pendekatan bil hikmah, yakni pendekatan yang menekankan kebijaksanaan, keteladanan, dan kelembutan dalam proses pembelajaran Al-Qur’an. Pendekatan ini diinisiasi oleh dosen Program Studi IPAI, salah satunya Prof. Dr. H. Udin Supriadi, M.Pd., sebagai bagian dari upaya penguatan mutu pembelajaran Al-Qur’an di Universitas Pendidikan Indonesia.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan pretest untuk memetakan kemampuan membaca Al-Qur’an peserta. Selanjutnya, peserta mengikuti sesi pendidikan dan pelatihan yang meliputi pembekalan materi tajwid, makharijul huruf, metode pengajaran Al-Qur’an yang efektif, serta strategi evaluasi pembelajaran.

Melalui kegiatan ini, Universitas Pendidikan Indonesia menegaskan komitmennya dalam membangun budaya Qur’ani di lingkungan kampus, sehingga UPI tidak hanya unggul dalam aspek akademik, tetapi juga kokoh dalam pembinaan karakter dan spiritualitas mahasiswa.

Scroll to Top