UPI dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Kolaborasi Microcredential

Image Jul 24, 2026, 01_49_18 PM
previous arrow
next arrow

Bandung, 24 Juli 2026 – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) terus memperkuat perannya sebagai pelopor transformasi pendidikan tinggi melalui pengembangan pembelajaran digital dan inovasi teknologi. Sebagai tindak lanjut Nota Kesepahaman (MoU) yang telah disepakati sebelumnya, UPI bersama BPJS Ketenagakerjaan menyelenggarakan Brainstorming Kerja Sama Microcredential UPI–BPJS Ketenagakerjaan pada Jumat (24/7) secara daring. Kegiatan ini diinisiasi oleh Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI dengan melibatkan jajaran pimpinan UPI, Direktorat Pengembangan Kurikulum, Pembelajaran Digital, Kecerdasan Buatan, dan Metamesta (DPKPDKBM), Tim Metamesta, serta jajaran BPJS Ketenagakerjaan.

Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi kedua institusi untuk menerjemahkan komitmen kerja sama ke dalam program-program yang memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Melalui forum brainstorming tersebut, UPI dan BPJS Ketenagakerjaan membahas berbagai peluang kolaborasi yang inovatif, adaptif, dan selaras dengan kebutuhan dunia kerja di era transformasi digital.

Dalam diskusi yang berlangsung produktif, kedua belah pihak sepakat bahwa implementasi kerja sama harus diarahkan pada program-program strategis yang dapat segera direalisasikan (quick wins) sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam waktu dekat. Kesepakatan ini menjadi langkah awal dalam menyusun roadmap implementasi kerja sama yang terukur, berkelanjutan, dan berdampak luas.

Salah satu agenda utama yang dibahas adalah pengembangan program microcredential sebagai model pembelajaran yang fleksibel, relevan, dan berbasis kompetensi. Program ini dirancang untuk mendukung peningkatan kapasitas mahasiswa, tenaga kerja, maupun masyarakat melalui berbagai materi, seperti literasi jaminan sosial ketenagakerjaan, manajemen risiko, pelayanan publik, komunikasi efektif, serta program upskilling dan reskilling sesuai kebutuhan industri. Seluruh materi direncanakan dapat dikembangkan menjadi sertifikasi kompetensi yang diakui sebagai bagian dari pembelajaran sepanjang hayat.

Dalam kesempatan tersebut, UPI juga memperkenalkan Wajar.id, platform Learning Management System (LMS) dan Massive Open Online Course (MOOC) yang dikembangkan UPI sebagai ekosistem pembelajaran digital. Platform ini diusulkan menjadi media utama penyelenggaraan program microcredential hasil kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan sehingga pembelajaran dapat diakses secara luas, fleksibel, dan berkualitas.

Kolaborasi ini juga membuka peluang integrasi materi jaminan sosial ketenagakerjaan ke dalam proses pembelajaran di lingkungan UPI. Melalui langkah tersebut, mahasiswa diharapkan memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pentingnya perlindungan sosial sebagai bekal memasuki dunia kerja. Selain itu, kedua institusi juga menjajaki implementasi Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) terhadap berbagai pelatihan BPJS Ketenagakerjaan sehingga pengalaman belajar peserta dapat diakui sebagai bagian dari capaian pembelajaran di perguruan tinggi.
Tidak hanya berfokus pada pengembangan pembelajaran, kerja sama ini juga diarahkan pada kolaborasi di bidang penelitian, program magang, pengembangan konten digital, hingga pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) dan Metamesta untuk menghadirkan simulasi pembelajaran yang lebih inovatif, termasuk dalam bidang keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Sebagai tindak lanjut, kedua belah pihak sepakat menyusun notulen dan rencana aksi bersama yang akan menjadi dasar implementasi program prioritas. Langkah ini diharapkan mampu memastikan bahwa kerja sama UPI dan BPJS Ketenagakerjaan tidak berhenti pada penandatanganan nota kesepahaman, tetapi berkembang menjadi kemitraan strategis yang menghasilkan inovasi pembelajaran dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan kompetensi sumber daya manusia Indonesia.

Poin Penting Hasil Brainstorming

  • Menyepakati percepatan implementasi kerja sama melalui program-program quick wins.
  • Mengembangkan program Microcredential UPI–BPJS Ketenagakerjaan berbasis kebutuhan dunia kerja.
  • Menyusun modul pembelajaran digital mengenai literasi jaminan sosial, pelayanan publik, manajemen risiko, komunikasi efektif, serta upskilling dan reskilling.
  • Memanfaatkan platform Wajar.id sebagai media penyelenggaraan pembelajaran digital bersama.
  • Mengintegrasikan materi jaminan sosial ketenagakerjaan ke dalam pembelajaran di lingkungan UPI.
  • Mengembangkan skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) untuk pelatihan BPJS Ketenagakerjaan.
  • Mendorong kolaborasi dalam penelitian, program magang, pengembangan konten digital, serta pembelajaran berbasis AI dan Metamesta.
  • Menyusun roadmap implementasi sebagai tindak lanjut konkret atas MoU yang telah disepakati.

Melalui kolaborasi ini, UPI dan BPJS Ketenagakerjaan menegaskan komitmen bersama untuk menghadirkan inovasi pembelajaran yang adaptif, memperkuat kompetensi sumber daya manusia, serta mendukung terwujudnya ekosistem pendidikan tinggi yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan transformasi digital di Indonesia.

Scroll to Top