

Bandung – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menjajaki kerja sama dengan perusahaan teknologi Assemblr untuk mengembangkan pembelajaran imersif berbasis teknologi digital. Kegiatan penjajakan tersebut berlangsung di Gedung Harsojo Lantai 3 UPI dan dihadiri oleh Prof. Dr. Ahmad Yani, M.Si., Direktur Direktorat Pengembangan Kurikulum, Pembelajaran Digital, Kecerdasan Buatan, dan Metamesta, serta Gema Rullyana, S.Pd., M.I.Kom., Kepala Seksi Pembelajaran Digital, Kecerdasan Buatan, dan Metamesta.
Penjajakan kerja sama ini bertujuan memperkuat pengembangan pembelajaran imersif di UPI melalui pemanfaatan teknologi visual 3D dan augmented reality yang dikembangkan Assemblr. Teknologi tersebut mampu menampilkan simulasi interaktif, seperti proses kerja organ tubuh, fenomena gunung api, hingga berbagai materi pembelajaran lainnya secara lebih menarik dan mudah dipahami.
Prof. Ahmad Yani menjelaskan, kerja sama diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU), kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi teknologi kepada pimpinan Universitas dan Fakultas serta pembahasan kolaborasi bersama para pemangku kepentingan.
Menurutnya, UPI tidak hanya berperan sebagai pengguna teknologi, tetapi juga sebagai mitra pengembang. Potensi Dosen dan Mahasiswa dalam menciptakan media pembelajaran digital akan dikolaborasikan dengan teknologi Assemblr untuk mendukung pengembangan Metamesta sebagai produk unggulan UPI. Melalui kerja sama ini, UPI menargetkan menjadi salah satu Perguruan Tinggi terdepan dalam pengembangan teknologi pendidikan dan pembelajaran digital.
