Praktikum Ekologi Latih Mahasiswa Memahami Proses Penelitian Sains

WhatsApp Image 2026-09-01 at 13.04.12
previous arrow
next arrow

Bandung — Praktikum Ekologi menjadi bagian dari pembelajaran yang dirancang untuk melatih mahasiswa memahami proses penelitian sains secara langsung. Kegiatan ini tidak hanya menekankan pemahaman teori, tetapi juga mengajarkan tahapan memperoleh pengetahuan melalui pengamatan dan penelitian.

Ketua Program Studi Pendidikan Biologi, Dr. Amprasto, M.Si., menjelaskan bahwa mahasiswa dilatih untuk mengidentifikasi masalah, merumuskan masalah, hingga merancang percobaan sebagai upaya mencari solusi.

“Praktikum itu belajar IPA melalui proses. Mahasiswa dilatih bagaimana mengidentifikasi masalah, merumuskan masalah, kemudian merancang percobaan untuk mencari solusi,” ujar Dr. Amprasto.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa dibagi dalam beberapa kelompok untuk mengerjakan proyek ekologi melalui riset sederhana. Pengambilan data dilakukan secara langsung di lapangan, kemudian hasilnya diolah dan disusun dalam bentuk laporan proyek.

Kegiatan lapangan dapat dilaksanakan di sejumlah kawasan yang mendukung pengamatan ekologi, seperti Hutan Jayagiri, Babakan Siliwangi, dan Taman Hutan Raya (Tahura) Ir. H. Djuanda. Pada akhir rangkaian praktikum, mahasiswa juga direncanakan melakukan penelitian lapangan di Leuweung Sancang, Garut.

Melalui pembelajaran berbasis proyek tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan keterampilan observasi, analisis data, kerja sama kelompok, serta penyusunan solusi berdasarkan proses ilmiah.

“Mahasiswa belajar bukan hanya produk sains, tetapi juga bagaimana proses untuk memperoleh produk tersebut,” jelasnya.

Scroll to Top