Mokaku UPI 2026 Sambut 13.860 Mahasiswa Baru, Tekankan Pembentukan Karakter dan Kontribusi bagi Bangsa

Image 18 Agu 2026, 21.16.25
previous arrow
next arrow

Bandung, 18 Agustus 2026 — Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyambut sebanyak 13.860 mahasiswa baru jenjang sarjana, magister, dan doktor melalui kegiatan Masa Orientasi Kampus dan Kuliah Umum (Mokaku) UPI Tahun 2026. Para mahasiswa baru tersebut berasal dari berbagai daerah di Indonesia serta sejumlah negara.

Dalam kegiatan tersebut, UPI menegaskan pentingnya reorientasi kehidupan akademik sebagai bagian dari proses pembentukan identitas mahasiswa. Tahun ini, Mokaku mengangkat tema “Reorientasi Kehidupan Akademik sebagai Strategi Pengembangan Identitas Mahasiswa dalam Membangun Peradaban Bangsa.”

Rektor UPI, Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A., menyampaikan bahwa menjadi mahasiswa UPI bukan sekadar memperoleh gelar akademik, melainkan sebuah amanah untuk memperoleh pengetahuan, membangun karakter, memperluas jejaring, menghasilkan karya, dan mempersiapkan diri menjadi bagian dari perubahan.

“Jangan melihat status sebagai mahasiswa hanya sebagai sebuah kebanggaan, tetapi sebagai amanah dan tanggung jawab,” pesan Rektor kepada mahasiswa baru.

Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan tiga pesan penting sebagai bekal mahasiswa dalam menjalani kehidupan akademik. Pertama, mahasiswa diminta memiliki visi dan cita-cita besar, disertai kerja keras, disiplin, kejujuran, integritas, dan ketekunan. Kedua, setiap proses kehidupan harus dijadikan kesempatan untuk bertumbuh, termasuk ketika menghadapi kesulitan maupun kegagalan. Ketiga, mahasiswa diharapkan menjadi pribadi yang memberikan dampak bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.

“Tidak ada keberhasilan yang diperoleh secara instan,” tegasnya, seraya mendorong mahasiswa untuk terus belajar, mengembangkan potensi, menghasilkan karya, dan berkontribusi pada tingkat nasional maupun internasional.

Sementara itu, Ketua Senat Akademik UPI, Prof. Dr. Yadi Ruyadi, S.H., M.Si., menekankan bahwa memasuki perguruan tinggi bukan sekadar perpindahan jenjang pendidikan. Mahasiswa harus mengalami perubahan dalam cara berpikir, bersikap, serta memandang diri dan lingkungan.

Ia menyoroti tiga kata kunci yang menjadi bagian penting dari tema Mokaku 2026, yakni bertumbuh, berbudaya, dan berdampak. Mahasiswa diharapkan terus mengembangkan kemampuan intelektual, emosional, spiritual, dan karakter; menjunjung etika akademik; menghargai keberagaman; serta menggunakan ilmu yang diperoleh untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Jadikanlah perbedaan itu sebagai kekayaan, bukan pemisah. Rawatlah adab dalam berilmu, karena ilmu tanpa adab akan kehilangan cahayanya,” pesannya.

Prof. Yadi juga mengingatkan mahasiswa untuk menjaga nama baik almamater dan menjunjung tinggi kejujuran akademik. Menurutnya, masa studi harus menjadi perjalanan yang membentuk mahasiswa sebagai manusia pembelajar sepanjang hayat yang siap berkontribusi dalam membangun peradaban bangsa.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Majelis Wali Amanat UPI, Prof. Dr. Riandi, M.Si., menyampaikan sambutan Ketua Majelis Wali Amanat UPI pada Mokaku 2026 dengan tema “Dari Siswa Menjadi Mahasiswa: Bertumbuh dalam Intelektual, Emosional, Spiritual, dan Value.”

Pesan tersebut menekankan bahwa mahasiswa baru tidak hanya memulai perkuliahan, tetapi juga memasuki fase kehidupan baru yang menuntut kemandirian, tanggung jawab, integritas, serta kemampuan untuk terus berkembang.

Dalam rangkaian kegiatan, UPI juga memperkenalkan visi “Pelopor Unggul (Leading Outstanding)” sebagai arah bersama seluruh sivitas akademika. Mahasiswa baru diharapkan tidak hanya menjadi penerima visi universitas, tetapi turut menjadi bagian dari pelaksana visi melalui gagasan, inovasi, karya, dan kontribusi nyata.

Pada tahun 2026, mahasiswa baru UPI berasal dari 35 provinsi di Indonesia dan sejumlah mahasiswa internasional dari 15 negara. Keragaman tersebut menjadi bagian penting dari lingkungan akademik UPI yang diharapkan dapat memperkaya pengalaman belajar dan membangun semangat kolaborasi antarmahasiswa.

Kegiatan Mokaku UPI 2026 juga menghadirkan Wakil Ketua DPR RI, Dr. H. Cucun Ahmad Samsu Rijal, sebagai narasumber kuliah umum dengan tema mengenai penguatan jati diri mahasiswa melalui kehidupan berbangsa, bernegara, dan kesadaran bela negara.

Melalui Mokaku 2026, UPI berharap mahasiswa baru mampu menjalani kehidupan akademik dengan semangat belajar, integritas, karakter kuat, serta kepedulian sosial. Para mahasiswa diharapkan tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi mampu menghasilkan karya dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Mokaku 2026 sekaligus menjadi gerbang awal bagi ribuan mahasiswa baru untuk memulai perjalanan akademiknya sebagai bagian dari keluarga besar Universitas Pendidikan Indonesia.

Scroll to Top