Ratusan Mahasiswa UPI Ikuti Pembekalan P2MB Semester Genap 2025/2026

Feb 25, 2026, 01_57_49 PM
previous arrow
next arrow

Bandung — Suasana Auditorium DPPM UPI Lantai 3 dipenuhi ratusan mahasiswa yang antusias mengikuti kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) atau Pembekalan Program Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan (P2MB) mahasiswa UPI Semester 6, Rabu (25/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian pelaksanaan Program P2MB Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 yang wajib diikuti seluruh peserta.

Sejak pukul 09.00 WIB, mahasiswa dari berbagai program studi tampak hadir dan memenuhi ruangan. Mereka mengikuti kegiatan dengan tertib, memperhatikan materi yang disampaikan, serta memanfaatkan perangkat gawai untuk mencatat poin-poin penting dan mendokumentasikan jalannya acara.

Pembekalan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap konsep, teknis pelaksanaan, serta arah kebijakan program P2MB agar implementasinya di lapangan dapat berjalan optimal. Dengan dukungan fasilitas auditorium yang representatif dan sistem teknologi yang memadai, kegiatan berlangsung secara kondusif dan interaktif.

Peserta yang hadir berasal dari berbagai program studi, di antaranya Pendidikan Sosiologi, Pendidikan Guru Sekolah Dasar Pendidikan Jasmani (PGSD Penjas) (S1), Pendidikan Seni Tari, Akuntansi, Desain Produk Industri, serta Pendidikan Kelautan dan Perikanan. Keberagaman latar belakang keilmuan ini diharapkan mampu memperkaya perspektif serta kolaborasi dalam pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan pembekalan menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, yakni Dr. Sandey Tantra Paramitha, S.Si., S.H., M.Pd. selaku Kepala Divisi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan, Pipin Firdaus, M.Kom selaku Kepala Seksi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan, serta Dr. Epin Saepudin, M.Pd., dosen ITB sekaligus praktisi Community Service Learning.

Dalam pemaparannya, para narasumber menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui program yang terencana, terukur, dan berkelanjutan. Mahasiswa diharapkan tidak hanya menjalankan program sebagai kewajiban akademik, tetapi juga sebagai bentuk pengabdian yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Dengan terlaksananya pembekalan ini, diharapkan seluruh mahasiswa peserta P2MB memiliki kesiapan konseptual dan teknis sebelum terjun ke lokasi pengabdian, sehingga program dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat yang maksimal.

Scroll to Top