



FPTI — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif angkatan 2024 mengikuti kegiatan pembentukan dan perancangan bodi kendaraan sebagai bagian dari pembelajaran praktikum di workshop mekanik otomotif. Kegiatan ini bertujuan membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis di bidang body and painting, yang kini semakin dibutuhkan di dunia industri.
Dosen pembimbing kegiatan, Drs. Ir. Tatang Permana, M.Pd., IPM. dan Ibnu Mubarak, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa selain bidang mesin (engine), keahlian di bidang perbaikan bodi kendaraan saat ini menjadi salah satu kompetensi yang banyak dicari. Oleh karena itu, mahasiswa diarahkan agar memiliki kemampuan kerja yang relevan dengan kebutuhan industri, termasuk peluang bekerja di luar negeri.
“Mahasiswa tidak hanya dibekali teori, tetapi juga keterampilan langsung (hands-on). Harapannya setelah lulus mereka bisa bekerja di bidang body repair maupun painting,” ujarnya.
Sebagai bentuk nyata dari peluang tersebut, program studi telah menjalin kerja sama dengan industri internasional, termasuk perusahaan otomotif di Jepang. Beberapa mahasiswa bahkan telah menjalani program magang, dan lulusan sebelumnya berhasil diterima bekerja di sana.
Dalam kegiatan praktikum ini, mahasiswa diajarkan mulai dari tahap perancangan kendaraan hingga proses pembentukan bodi menggunakan bahan pelat. Proses dilakukan secara manual untuk melatih ketelitian dan keterampilan dasar, seperti memotong pelat, membentuk dengan palu dan pahat, hingga menghaluskan menggunakan kikir.
Kegiatan ini dilaksanakan di workshop mekanik otomotif Gedung C, dengan dukungan dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa asisten laboratorium. Praktikum berlangsung secara rutin setiap minggu sebagai bagian dari kurikulum.
Selain untuk memenuhi kebutuhan industri, pembelajaran ini juga mendukung kesiapan mahasiswa sebagai calon pendidik di SMK, khususnya pada kompetensi Teknik Perbaikan Bodi Otomotif (TPBO). Mahasiswa diharapkan mampu menguasai keterampilan yang dapat diajarkan kembali kepada siswa.
Lebih jauh, keterampilan ini juga membuka peluang wirausaha di bidang perbengkelan, khususnya jasa perbaikan dan pengecatan bodi kendaraan. Dengan bekal pengalaman praktik yang kuat, mahasiswa diharapkan memiliki kepercayaan diri untuk terjun langsung ke dunia kerja maupun membuka usaha mandiri.
Dengan kombinasi antara teori dan praktik, kegiatan ini menjadi salah satu upaya nyata dalam mencetak lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
