


Bandung — Program Studi Pendidikan Seni Tari, Fakultas Pendidikan Seni dan Desain (FPSD) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) angkatan 2024 dan 2025 melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS) Tari Bentuk yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut, mulai 11 hingga 13 Mei 2026. Kegiatan ini diselenggarakan di Amphiteater Universitas Pendidikan Indonesia sebagai bentuk evaluasi pembelajaran sekaligus wadah apresiasi terhadap proses kreatif mahasiswa dalam menampilkan karya tari bentuk.
Pelaksanaan UAS Tari Bentuk menjadi salah satu agenda akademik yang tidak hanya menilai kemampuan teknis mahasiswa dalam menari, tetapi juga mengukur pemahaman mereka terhadap karakter, ekspresi, penghayatan, hingga penyajian artistik dalam sebuah pertunjukan tari. Kegiatan ini turut menjadi ruang pembelajaran langsung bagi mahasiswa untuk mengembangkan kepercayaan diri dan profesionalisme di atas panggung.
Pada hari pertama pelaksanaan, sejumlah karya tari berhasil dipentaskan dengan penuh semangat dan antusiasme. Beberapa karya yang ditampilkan antara lain Tari Sulintang, Tari Topeng Koncaran, dan Tari Topeng Kencana Wungu. Setiap pertunjukan menghadirkan kekayaan gerak, karakter, serta nilai budaya yang dikemas melalui interpretasi dan kreativitas mahasiswa.
Suasana pertunjukan berlangsung meriah dengan dukungan dosen, mahasiswa, serta penonton yang hadir menyaksikan jalannya pementasan. Penampilan para mahasiswa mendapatkan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam mempersiapkan pertunjukan sebagai bagian dari proses akademik di lingkungan Program Studi Pendidikan Seni Tari UPI.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Pendidikan Seni Tari FPSD UPI berharap mahasiswa mampu terus mengembangkan kompetensi artistik, kreativitas, serta kecintaan terhadap pelestarian seni tari tradisional maupun pengembangan karya tari di masa mendatang.
