



Bandung – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Tata Busana Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menunjukkan kreativitasnya dalam mengembangkan busana eksklusif melalui mata kuliah Rekayasa Pola. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran praktik yang menggabungkan teori, teknik, dan kreativitas desain.
Dosen pengampu mata kuliah Dr. Suciati, S. Pd., M.Ds menjelaskan bahwa rekayasa pola merupakan proses pembelajaran yang bertujuan melatih mahasiswa untuk menciptakan dan mengembangkan pola busana, khususnya untuk wanita dewasa. Dalam praktiknya, mahasiswa menggunakan dress form yang disesuaikan dengan ukuran dan proporsi tubuh pemesan.
“Teknik yang digunakan adalah teknik draping atau memulir kain langsung pada dress form. Ini merupakan teknik tingkat lanjut yang biasa digunakan dalam pembuatan busana adibusana atau high class fashion,” jelasnya.
Melalui teknik ini, mahasiswa tidak hanya belajar membuat pola, tetapi juga menghasilkan busana yang bersifat eksklusif dan individual. Proses pengerjaan melibatkan berbagai tahap, mulai dari pemahaman teori, pengenalan alat dan bahan, praktik desain, hingga penyusunan laporan ilmiah berbasis referensi akademik.
Jumlah mahasiswa yang terlibat dalam mata kuliah ini cukup besar. Untuk angkatan 2024, terdapat sekitar 55 mahasiswa, sementara angkatan 2025 mencapai kurang lebih 90 mahasiswa. Untuk menunjang pembelajaran yang optimal, perkuliahan dilakukan dalam durasi lebih panjang agar mahasiswa dapat memahami teknik secara mendalam.
Di akhir perkuliahan, mahasiswa akan menampilkan hasil karyanya dalam sebuah pameran. Menariknya, karya-karya tersebut tidak hanya dipamerkan, tetapi juga berpotensi untuk diperjualbelikan kepada masyarakat.
“Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari teaching factory, di mana hasil pembelajaran mahasiswa bisa langsung dinikmati dan diapresiasi oleh masyarakat,” tambahnya.
Perkuliahan berlangsung setiap hari Senin di Laboratorium Live Fashion lantai 4 Gedung FPTI UPI. Selain sebagai sarana belajar, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkenalkan dunia tata busana kepada masyarakat luas serta meningkatkan minat untuk mempelajari bidang tersebut.
