Mahasiswa Pendidikan Seni Tari UPI Pentaskan Dramatari “Gumuruh di Raja Galuh”

Image 27 Jul 2026, 17.28.39
previous arrow
next arrow

Bandung — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Tari, Fakultas Pendidikan Seni dan Desain (FPSD), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), menggelar pergelaran dramatari bertajuk “Gumuruh di Raja Galuh” pada Sabtu, 25 Juli 2026. Pergelaran tersebut merupakan bagian dari Ujian Akhir Semester (UAS) mata kuliah Pergelaran dan Manajemen Pertunjukan Tari.

Kegiatan berlangsung di Teater Tertutup Taman Budaya Dago Tea House, Jalan Bukit Dago Utara III No. 9, Dago, Bandung, mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai. Pergelaran ini menjadi bentuk pembelajaran berbasis praktik yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menerapkan kemampuan seni tari sekaligus memperoleh pengalaman dalam mengelola sebuah pertunjukan secara langsung.

Melalui pementasan “Gumuruh di Raja Galuh”, mahasiswa tidak hanya dituntut menampilkan kemampuan artistik di atas panggung, tetapi juga mengembangkan wawasan, kepribadian yang kokoh, kreativitas, dan produktivitas. Tujuan tersebut sejalan dengan pelaksanaan pergelaran sebagai bagian dari proses pendidikan yang membentuk mahasiswa agar memiliki wawasan luas, berkepribadian kuat, kreatif, dan produktif.

Suasana pertunjukan semakin kuat melalui perpaduan tata panggung, pencahayaan, busana tradisional, serta komposisi gerak para penari. Penggunaan pencahayaan panggung yang dinamis turut membangun suasana dramatik dan memperkuat penyajian cerita dalam pertunjukan.

Pergelaran tersebut juga menjadi gambaran proses pembelajaran mahasiswa Pendidikan Seni Tari UPI yang mengintegrasikan kemampuan berkesenian dengan manajemen pertunjukan. Mulai dari tahap persiapan hingga pementasan, mahasiswa mendapatkan pengalaman untuk bekerja secara kreatif, kolaboratif, dan bertanggung jawab dalam menghasilkan sebuah karya pertunjukan.

Dalam pelaksanaannya, Direktorat PKPDKBM UPI ikut hadir menyaksikan pergelaran. Kehadiran unsur kelembagaan kampus menjadi bagian dari dukungan terhadap aktivitas kreatif mahasiswa sekaligus pengembangan pengalaman akademik di luar ruang kelas.

Lebih dari sekadar memenuhi tuntutan akademik, “Gumuruh di Raja Galuh” menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan berkesenian, mengasah kreativitas, serta membangun pengalaman nyata dalam mengelola pertunjukan tari. Pergelaran ini sekaligus memperkuat peran pendidikan seni dalam membentuk mahasiswa yang kreatif, produktif, dan mampu bekerja secara kolaboratif.

Scroll to Top