UPI Perkuat Kapasitas Dosen melalui Pelatihan Pembelajaran Transformatif

oplus_131072
previous arrow
next arrow

Bandung, 29 Juni 2026 – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan Pelatihan Pembelajaran Transformatif bagi Dosen selama empat hari, mulai 29 Juni hingga 2 Juli 2026, bertempat di Hotel Travello Bandung. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara UPI dengan Direktorat Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif (SSPT), Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di perguruan tinggi Indonesia.

Pelatihan tersebut bertujuan membekali para dosen dengan kompetensi dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran transformatif yang berpusat pada mahasiswa, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan berpikir kritis, kolaboratif, kreatif, dan siap menghadapi tantangan abad ke-21. Selama empat hari, peserta tidak hanya memperoleh materi konseptual, tetapi juga melakukan praktik penyusunan perangkat pembelajaran hingga simulasi mengajar sebagai bekal implementasi di kelas.

Kegiatan dibuka dengan registrasi peserta, dilanjutkan laporan teknis pelaksanaan oleh Direktur PKDPKBM, sambutan Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, sambutan Direktur Direktorat Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif Kemdiktisaintek, serta pembukaan resmi oleh Rektor UPI. Setelah pembukaan, peserta mengikuti panel mengenai Kebijakan dan Arah Strategis Pembelajaran Transformatif serta Kerangka Kerja Pembelajaran Transformatif sebagai landasan implementasi di perguruan tinggi.

Pada hari pertama, peserta juga memperoleh berbagai praktik baik (best practices) penerapan pembelajaran transformatif dari berbagai disiplin ilmu, mulai dari bidang sosial, teknik, seni, kedokteran hingga STEM. Selain itu, peserta diperkenalkan dengan SSPT Training Portal (Learning Management System/LMS) sebagai media pendukung pembelajaran dan pengembangan kompetensi dosen.

Memasuki hari kedua, pelatihan difokuskan pada penyusunan desain pembelajaran transformatif. Peserta dibagi ke dalam dua kelas untuk mempelajari reorientasi mata kuliah, penyusunan capaian pembelajaran, perancangan skenario pembelajaran, integrasi teknologi, penyusunan draft Rencana Pembelajaran Semester (RPS), peer review antarpeserta, hingga finalisasi RPS transformatif.

Pada hari ketiga, peserta mengikuti simulasi fasilitasi pembelajaran (peer teaching) sebagai bentuk implementasi dari RPS yang telah disusun. Melalui sesi praktik tersebut, peserta mendapatkan umpan balik langsung dari para fasilitator dan narasumber guna meningkatkan kualitas proses pembelajaran yang akan diterapkan di kelas masing-masing.

Hari terakhir pelatihan diisi dengan penyusunan asesmen pembelajaran transformatif melalui perancangan rubrik reflektif, instrumen asesmen, finalisasi portofolio pembelajaran, serta penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) agar hasil pelatihan dapat diimplementasikan secara berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi. Kegiatan kemudian ditutup secara resmi setelah seluruh peserta menyelesaikan rangkaian pelatihan.

Pelatihan menghadirkan narasumber dari Kemdiktisaintek, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), dan Universitas Sebelas Maret (UNS). Keterlibatan para pakar lintas institusi tersebut diharapkan mampu memperkaya wawasan peserta mengenai implementasi pembelajaran transformatif di berbagai bidang ilmu.

Melalui penyelenggaraan Pelatihan Pembelajaran Transformatif bagi Dosen ini, UPI menegaskan komitmennya dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi di Indonesia. Diharapkan para peserta mampu mengimplementasikan hasil pelatihan di institusi masing-masing sehingga tercipta proses pembelajaran yang lebih inovatif, adaptif, berpusat pada mahasiswa, serta menghasilkan lulusan yang unggul dan relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.

 

Scroll to Top