



Bandung — Mahasiswa Jurusan Musik Fakultas Pendidikan Seni dan Desain (FPSD) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melaksanakan latihan intensif instrumen musik sebagai bagian dari persiapan evaluasi mata kuliah praktikum instrumen major/minor.
Latihan mencakup berbagai teknik dasar, mulai dari teknik pernapasan, embouchure, kontrol napas, tangga nada (scales), artikulasi, pembacaan partitur (sheet music), hingga penguasaan lagu atau repertoar yang menjadi bagian dari evaluasi perkuliahan.
Bagi mahasiswa instrumen tiup kayu, latihan difokuskan pada teknik long tones untuk meningkatkan kontrol napas, ketahanan embouchure, serta ketepatan intonasi. Sementara itu, mahasiswa instrumen gesek seperti biola, viola, selo, dan kontrabas berlatih open strings untuk meningkatkan kestabilan posisi, kontrol tekanan bow, dan distribusi kecepatan gesekan.
Kegiatan latihan dilakukan secara mandiri maupun dalam sesi perkuliahan dan berlangsung di lingkungan FPSD UPI, baik di dalam maupun di luar gedung. Intensitas latihan biasanya meningkat beberapa minggu menjelang pelaksanaan ujian atau presentasi mata kuliah.
Latihan rutin menjadi bagian penting dalam membangun kemampuan musikal mahasiswa. Selain penguasaan teknik memainkan instrumen, mahasiswa juga dituntut mengembangkan kemampuan solfège, musikalitas, ketepatan nada, serta kesiapan dalam menampilkan repertoar secara optimal.
