UPI Lepas 7.218 Lulusan, Tekankan Integritas dan Kesiapan Menghadapi Era AI

Vibrant Indonesian Graduation Ceremony
previous arrow
next arrow
BANDUNG — Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) resmi memulai prosesi Wisuda Gelombang IV Tahun 2026 yang berlangsung selama empat hari, 13–16 Oktober 2026, di Gedung Gymnasium UPI, Kota Bandung. Acara ini melepas sebanyak 7.218 lulusan dari berbagai jenjang studi.
 
Dalam pidato sambutannya pada hari pertama, Rektor UPI, Prof. Dr. H. Didi Sukyadi, M.A., memberikan peringatan keras mengenai komitmen moral kampus. Beliau menegaskan bahwa UPI menerapkan kebijakan zero tolerance atau tidak ada toleransi bagi segala bentuk perundungan (bullying). Sanksi tegas hingga pemecatan atau dikeluarkan dari kampus akan langsung dijatuhkan kepada siapa saja yang terbukti melanggar.
 
Selain isu moralitas, Rektor juga menyoroti kesiapan alumni di pasar kerja modern yang kini dihadapkan pada tantangan pesatnya Artificial Intelligence (AI). Meskipun 86 persen alumni UPI saat ini tercatat berhasil memperoleh pendapatan minimal setara UMP, para lulusan baru tetap didesak untuk terus memperkuat soft skill dan adaptasi teknologi agar mampu bersaing dengan kecerdasan buatan.
 
Sementara itu, untuk mengantisipasi kepadatan di area kampus selama minggu wisuda, beberapa fakultas telah mengalihkan aktivitas perkuliahan reguler ke sistem daring (online). Pihak Humas UPI juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat pengguna jalan atas potensi lonjakan arus lalu lintas di kawasan Jalan Dr. Setiabudhi dan Gegerkalong hingga Jumat mendatang
Scroll to Top